NKRI INDAH TANPA INTOLERANSI
Akhir-akhir ini saya merasa gerah dengan beberapa kasus
intoleransi di negeri “yang katanya” majemuk. Ya, inilah Indonesia, beragam
suku, ras, budaya dan agama hadir melengkapi keindahannya. Indonesia itu
Berbeda, kalau tidak berbeda, berarti buan Indonesia. Barangkali inilah yang
sering kita lupa untuk mensyukurinya. Semboyan Bhineka tunggal ika kini seakan
hanya tinggal tulisan usang. Tidak lagi terpatri dalam sanubari bangsa
Indonesia. Ada yang acuh tak acuh dengan semboyan tersebut bahkan ada juga yang
sengaja mengikisnya demi sebuah kepentingan.
Di facebook saya menulis “bukti bahwa Allah memuliakan
manusia adalah bahwa Allah menawarkan beberapa agama yang harus dipilih satu
dan untuk dianut oleh manusia. Allah tidak memaksa manusia untuk menganut agama
tertentu”. Laa ikraaha fiddin (tidak ada paksaan dalam agama). Disinilah
kebijaksanaan Allah sebagai Tuhan dari seluruh umat manusia, meskipun secara
pribadi saya tetap menilai Islam adalah agama yang paling sempurna karena saya adalah
umat muslim. Tentunya penilaian saya tersebut esensinya sama dengan umat agama
yang lain yang menilai bahwa agama yang dianutnya itu adalah agama yang paling
sempurna. Secara umum, saya menilai selama agama itu mengajar dan mengajak
kepada kebaikan, ,maka agama itupun baik.
Saya tidak ingin menilai dari segi akidah, karena sudah
terlalu banyak yang berdebat masalah akidah yang sampai sekarang masih membuat
saya males mengikutinya. KH. Hasyim Asyari berkata, “akidah itu tidak bisa
diganggu gugat”. Menurut saya, masalah akidah sudah selesai sejak nabi Muhammad
SAW mengenalkan islam kepada umat manusia. Begitu juga dengan Ideologi Bangsa
kita sudah selesai sejak berdirinya bangsa Indonesia. Titik!
Saya hanya ingin perdamaian di negeri tercinta ini. Tentunya
dengan demokrasi dan toleransi. Hanya itu jalannya. Saya ingin negeri ini aman
dari kasus-kasus intoleransi. Aman dari orang-orang yang kerjanya mencuci otak
masyarakat untuk menolak pancasila sebagai ideologi bangsa. Gitu saja kok ribet!!
Arulisme
16-12-2013

Tidak ada komentar:
Posting Komentar